Teya Salat

Laporan Rahasia Tentang Pembatalan Invasi Militer Ke Indonesia

Menurut issue dan rumor yang berbunga, setelah penyerbuan ke Irak, Indonesia akan jadi sasaran Invasi Militer Amerika berikutnya.
Tapi intel-intel CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan bahwa jika invasi militer tersebut diteruskan, maka akan menjadi sangat mahal biayanya dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian.
Intel-intel CIA melaporkan kepada para petingi PENTAGON , rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lebih dalam lagi mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut.
Para intel CIA memberikan laporan sebagai berikut :

1. Suatu kerepotan besar akan dialami, jika rombongan pasukan yang terdiri tank dan truk pengangkut harus berkonvoi. Karena konvoi akan berjalan sangat lambat dikarenakan banyaknya para pengamen, dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan.
Belum lagi di sepanjang jalan, kita harus menghadapi para “Pak Ogah” yang mengatur jalan sambil memungut biaya dari kendaraan yang berbelok atau memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang harus disiapkan jika harus melakukan operasi tempur menuju pusat-pusat musuh.

2. Itu belum seberapa. Akan lebih parah lagi jika di jalan bertemu para petugas lalu lintas yang sedang bokek, yang sengaja bersembunyi dan mengintai mangsa. Maka sudah pasti akan kena semprit dan tilang karena konvoi tanpa izin. Bahkan seumpama dapat ijin pun akan tetap dicari-cari kesalahannya. Entah masalah helm, kaca spion tank atau pentil panser. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk petugas-petugas itu, daripada ditilang.

3. Itu baru petugas lalu lintas. Belum petugas dari Dinas Lalu Lintas dan Jalan Raya. Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan-kendaraan dan tank-tank itu kan belum di kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita keluarkan.
Masalahnya, kalau kita tidak memberi amplopan kami khawatir jadwal kita akan terganggu, karena prosedur KIR nya akan dibuat bertele-tele dan lama.
Belum lagi, kita harus melewati jembatan Timbang. Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak. Jika kita tidak memberi MEL maka dijamin tank, panser dan kendaraan berat kita tidak akan lolos.

4. Kemudian bila kita mendirikan base camp militer , maka kita harus mengurus ijin lokasi, IMB, ijin lingkungan, dan lain-lain yang prosesnya akan ruwet dan saling lempar kalau tidak pakai pelicin. Lagian kita akan banyak mengeluarkan biaya sanitasi dan kebersihan. Karena sudah pasti bisa ditebak di sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi para pedagang kaki lima yang semrawut. Mulai dari tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam.

5. Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar. Berapa yang harus dibayar oleh pemerintah AS jika kendaraan tersebut harus diparkir sebulan atau bahkan setahun lebih seperti yang terjadi di Irak saat ini.

6. Nantinya, di base camp militer pun , tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas kesehatan. Tapi kitai harus menyiapkan amplop untuk mereka, agar penyemprotan segera dilaksanakan.

7. Para tentara AS juga tidak akan bisa jauh-jauh dari peralatan perangnya, karena disekitar basecamp sudah mengintai para pemulung, para pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada sedikit saja, tank kebanggaan kita, bakal kita temui di tampat penampungan barang rongsokan.

8. Para pencuri kendaraan bermotor juga sudah siap beraksi dengan kunci T-nya. Kalau kita lengah, jip-jip perang kita akan langsung raib, lalu didempul dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau dipreteli spare partnya dijual di pasar curian ranmor.

9. Peralatan telekomunikasi canggih kita, yang menjadi alat vital dalam pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit berkapak sudah siap mengincar peralatan itu.

10. Di samping itu juga ada aturan wajib lapor, tamu jika lebih dari 1x 24jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan kelurahan. Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan.

11. Dan perlu diingat saat ini Indonesia tengah banyak terjadi bencana. Sedangkan para korbannya pun belum selesai sepenuhnya ditangani. Maka kita akan banyak mengeluarkan biaya prasarana untuk itu.

Membayangkan itu semua, maka pada akhirnya para petinggi di PENTAGON meninjau ulang dan membatalkan rencana invasi militer ke Indonesia

Kembali
Komentar
[Thursday 20 Sep 2018 08:46:26] atupakijicu :
Hidden comment
[Thursday 20 Sep 2018 08:06:32] ulohoherah :

http://doxycycline-cheapbuy.site/ - doxycycline-cheapbuy.site.ankor <a href="http://onlinebuycytotec.site/">onlinebuycytotec.site.ankor</a>

[Thursday 20 Sep 2018 07:40:53] iziogaz :
Hidden comment
[Thursday 20 Sep 2018 07:19:48] umidezwox :

http://doxycycline-cheapbuy.site/ - doxycycline-cheapbuy.site.ankor <a href="http://onlinebuycytotec.site/">onlinebuycytotec.site.ankor</a>

[Thursday 20 Sep 2018 07:16:44] karidebipa :

http://doxycycline-cheapbuy.site/ - doxycycline-cheapbuy.site.ankor <a href="http://onlinebuycytotec.site/">onlinebuycytotec.site.ankor</a>

[Thursday 20 Sep 2018 07:14:45] iwoyiri :

http://doxycycline-cheapbuy.site/ - doxycycline-cheapbuy.site.ankor <a href="http://onlinebuycytotec.site/">onlinebuycytotec.site.ankor</a>

[Thursday 20 Sep 2018 06:59:00] agololefe :

http://doxycycline-cheapbuy.site/ - doxycycline-cheapbuy.site.ankor <a href="http://onlinebuycytotec.site/">onlinebuycytotec.site.ankor</a>


UNDER MAINTENANCE